Live Report From INDO DEFENCE 2008 & INDO AEROSPACE 2008 EXPO & FORUM

idd08-jpeg1

Hari kamis, tanggal 20 November 2008, tepatnya habis kuliah sore hari, gw pulang ke Bogor. Dengan menggunakan kereta malam Bima, gw merelakan ga ikut asistensi praktikum Analisis Struktur Statis Tertentu sama kuliah susulan Struktur Bangunan untuk satu tujuan, Indo Defence 2008 & Indo Aerospace 2008 Expo & Forum.

Hari Kamis jam 10 malam gw pulang naik kereta Bima dan sampe di Jakarta Jumat pagi kira-kira jam 7 pagi. Hah, meski baru 6 minggu gw ninggalin rumah buat kuliah, tetep aja begitu sampe Jakarta lagi gw ngerasa udah lama banget. Akhirnya gw bisa ngeliat pencakar langit lagi, jalan tol dan tentunya rumah..

Hari Sabtunya gw berangkat ke Lanud Halim Perdana Kusuma buat nonton Indo Defence. Kira-kira jam setengah 12 gw sampe dan beli tiket yang seharga IDR 100. 000. Mahal sekali untuk sebuah pameran ya, tapi apa boleh buat, demi pengalaman, seperti biasanya.

Mulai dari Aircraft Static Display di apron bandara Halim P. K., dari paling ujung dipamerkan Helikopter NBell 412 dan NBO-105 milik angkatan darat, gw ga nyangka kalo NBO itu udah operasi sejak 1978, padahal masih bagus ditambah helikopter itu mengusung armament roket FFAR. Selain itu, termasuk salah satu yang gw tunggu, CN-235 MPA yang baru dibuat PT DI dan dioperasikan TNI-AU dipajang di sana. CN-235 MPA (Maritime Patrol Aircraft) ini berfungsi sebagai radar pemantau wilayah udara nasional, tapi bisa juga berfungsi sebagai AWACS. Sebagai indra pemantaunya digunakan radar SLAMMR buatan Thales. Oya, pesawat ini boleh dinaikin. Selain CN-235 juga ada NC-212 yang berfungsi sama. Selain itu ada display Hovercraft TNI-AL buatan dalam negeri ditambah Fast Boat dan Sea Raider (andalan Detasemen Jala Mangkara dalam operasi amfibi) buatan dalam negeri, semuanya lengkap dengan senjata mesin GPMG. Ada juga display ranpur 6 x 6 buatan PINDAD untuk TNI-AD versi camo dan UN (lengkap dengan Gunner Station dengan armament SPG dan FN MAG), Ground Station Vehicle Polri dan TNI-AD, juga display ranjau laut TNI-AL.

Berpaling dari Aircraft Static Display, gw masuk ke Exhibition Centre. Di sini ada 3 Hall yaitu Hall A, B, dan C. DI Hall A ada stand TNI yang sayangnya isinya lebih diutamakan mengenai sejarahnya. Ada juga stand industri strategis dari Russia, tentunya ada stand Sukhoi yang paling gw tunggu dan stand Brahmos, industri peluru kendali Rusia-India. Di Hall B isinya stand industri senjata asal Amerika, Jerman dan Korea yang menurut gw kurang menarik karena tidak diisi oleh industri besar macam Boeing, Lockheed Martin, dll. Di Hall C paling menyenangkan. Yang paling menyorot perhatian tentunya BUMNIS (Badan Usaha Milik Negara Industri Strategis). Di dalamnya termasuk PT INKA, PT DI, PT PINDAD, PT PAL, PT Krakatau Steel dan lain-lain). Paling menyenangkan di PT PINDAD, ada display Panser 6 x 6 dengan Mounting Canon 90mm juga display senjata buatan PINDAD macam pistol P1, P2, P3 dan P3 Socom, Senapan Serbu (SS) SS-1 V1, SS1-M2 (Marinized), SS2-V1 dan SS2-V4(dengan Scope). Semua boleh dipegang dan dicoba, tentunya tanpa peluru. Oya di sana juga ada stand Universitas. Ada UGM yang isinya Teknik Kimia yang melakukan riset propelan untuk bahan bakar roket, ITS, ITB yang isinya Teknik Penerbangan (tentunya!) yang gw gagal masuk lewat USM dan STEI untuk teknologi komunikasi militer. Lantas hal ini membuat gw berpikir, gw kuliah di Teknik Sipil, sedangkan gw punya hobi dan minat di bidang seperti ini. Apakah gw salah kuliah? Ah ga tau ah.

Yang jelas, gw cukup puas nonton INDO DEFENCE ini, dan gw akan ikut lagi INDO DEFENCE 2010. Hah, balik ke Jogja tugas numpuk lagi dah. Fiuhh….

6 Responses to “Live Report From INDO DEFENCE 2008 & INDO AEROSPACE 2008 EXPO & FORUM”

  1. bagas Says:

    ada apa di stand INKA? gue seneng banget sama kereta… malah dulunya cita-cita gue jadi masinis… ugh…
    lu udah di jogja sekarang?

  2. Opan Says:

    Gw udah di Jogja kok.
    Di stand INKA ada etalase jenis kereta baru yang mau dibuat PT INKA, yang paling diutamain bagian matrerialnya.
    Oh gw juga suka kereta, apalagi lokomotif kereta uap. Tapi gw lebih suka pesawat, dulunya mau masuk Teknik Penerbangan ITB, tapi ga diterima.

  3. Qie Says:

    woy, lw masih hobi ma militer2 gitu….

    Napa ngga msk akmill aja???

  4. Fikri Faris Says:

    oh ya, usama bin ladin tuh teknik sipil juga lo, tapi jadi militan gitu, berminat ngga?*bcand dink, xixixixi :mrgreen:

  5. alif Says:

    assalamu’alaikum

    gimana kabarnya cuy. Wah gw kagak ngerti apaan tuh alat-alat militer. gw mah lebih suka alat-alat olaharga. jiah gak nyambung

    oh y. blog gw ganti nama. sekarang makanan-akal.co.nr soalnya yang lama dah lupa password n usernamenya. hehehe… afwan ngerepotin

    ^^V

  6. Prib Says:

    aduh… ni orang kayanya militer freak atau pesawat tempur freak sih?? keren2 dah punya kegemaran yang unik

Leave a Reply