Work Hard (No) Play Hard

Dini hari, kira-kira pukul 3 pagi, duduk di meja belajar ditemani lantunan musik dari laptop yang diputar secara shuffle dari winamp atau iTunes serta secangkir kopi hangat, sambil menulis sebuah laporan tulis tangan di atas tumpukan kertas A4 atau menggambar di atas kertas kalkir menggunakan tinta rapido. Yah, suasana itu seakan menjadi daily activities, atau setidaknya menjadi suasana yang tidak asing bagi gw akhir-akhir ini. Tidur dan istirahat seakan mudah dilupakan, kuliah juga. Berbagai macam pengalaman, mulai dari maraknya TA (titip absen), pola makan yang ga teratur sampe dipalak sama preman di tengah malam menjadi bumbu penggugah selera di masa-masa Tugas Besar ini.
Semester I pasca UTS merupakan masa-masa tersibuk di kampus karena semua orang mengerjakan Tugas Besar yang sangat memakan waktu. Plaza KPTU FT UGM di tengah malam pun masih punya denyut kehidupan yang diisi puluhan orang duduk di meja atau ngampar di lantai menggelar kertas-kertas biadab segede gaban (baca : kertas kalkir tugas gambar). Teknik Geodesi sibuk motret-motret peta Topografi di sekitar lingkungan kampus make tongkat-tongkat pengukur elevasi, Teknik Sipil angkatan atas sibuk ngampar di lantai ngegambar peta Irigasi Bangunan dan peta Jalan Rel yang kertasnya ukurannya ga manusiawi (lebay mode : on). Pengecualian buat anak Teknik Fisika sama Teknik Industri yang masih nyantai.
Nah, untuk Teknik Sipil angkatan 2008, kita dapat 3 Tugas Besar dan 1 Laporan Praktikum. Tugas yang cukup sangat menyita waktu, sampai kuliah pun terabaikan dan sindrom “TA” (Titip Absen) pun menjamur. Boro-boro belajar, buat memenuhi persayaratan kehadiran untuk ikut UAS pun masih pada khawatir. Lebih rincinya akan gw bahas satu persatu.
Sebelumnya, ada beberapa istilah yang digunakan dalam post ini menyangkut kegiatan yang diceritakan, yaitu :
Asistensi, yaitu kegiatan bimbingan sekaligus pengecekan tugas yang dilakukan rutin antara suatu kelompok dengan asisten dosennya. Kalo tugasnya udah diterima, maka tugas bakal di acc (acceptable).
Responsi, yaitu semacam wawancara atau tes pengetahuan tentang tugas yang udah dibuat. Ada 2 responsi yang diadakan, yaitu responsi oleh asisten dosen (tentunya asisten dosen yang beda dengan asisten dosen kelompok) dan responsi oleh dosen pengampu.

Tugas Gambar Struktur Bangunan

Ini yang paling gw suka, tapi sekalian paling melelahkan, paling mahal, tapi paling berkesan juga. Akhirnya gw bisa ngerancang sendiri (bareng kelompok c tapi dalam artiannya kan tiap orang bisa) bangunan bertingkat rendah secara detil dari tanah kosong hingga jadi bangunan lengkap dengan detil planologi, arsitektur, struktur sampe sanitasinya.
Tugas ini dikerjakan sekelompok yang teridiri dari 5 orang. Kita dikasih kertas lembaran soal yang isinya perintah ngerancang bangunan dengan syarat-syarat tertentu. Kita disuruh ngerancang bangunan bertingkat 2 dengan fungsi toko, jadi ya kita bikin ruko aja. Sekalian kita dapet peta topografi untuk nentuin lokasi pembangunan. Total ada 30 judul gambar yang harus dibuat, jadi seorang dapet 6 judul gambar. Ukuran kertas gambar yang dipakai yaitu A2 dan A3. Gambar-gambar itu dibagi jadi 4 jenis, yaitu Planologi-berupa tata kota, Arsitektur-desain bangunan, Struktur-detail bangunan dan Sanitasi-rencana limbah. Sedangkan gw dapet 2 jenis gambar arsitektur dan 5 gambar struktur, yaitu Denah Lantai I, Denah Lantai II, Rencana Kolom, Tie Beam dan Fondasi Setempat, Rencana Fondasi Dinding, Detail Fondasi Dinding, Panel Dinding, sama Detail Fondasi Setempat.
Pertama kita bikin gambarnya di Milimeter Block dan akan diperiksa sama asistennya secara berkala tiap kali asistensi. Asisten dosen kelompok gw orangnya baik dalam sikap maupun penilaian dan unik pula karena logat medoknya yang unik. Kalo udah disetujui asisten, gambar bakal di acc (acceptable). Di sinilah gw banyak menemui keraguan. Kenapa? Karena dari panduan teknik penggambaran dari tiap sumber beda-beda, udah gitu asisten dosen kelompok gw gampang buat nge-iya-in jadinya gw sering ga yakin.
Setelah semua gambar di milimeter block di acc, gambar itu harus digambar di kertas kalkir pake bolpen rapido. Di sini gw bilang kenapa tugas ini paling mahal. Untuk beli rapido merek Rotring satu set ukuran 0.2, 0.3, 0.5 gw harus keluar 450 ribu, ditambah rapido satuan ukuran 0.1 seharga 150 ribu. Untuk mal (cetakan untuk menulis huruf dan angka) harus merogoh kocek senilai 10 ribu untuk tiap ukuran dan yang diperlukan ukuran 0.2, 0.3 dan 0.5. Ditambah lagi biaya kalkir dimana satu kelompok harus mengeluarkan 165 ribu rupiah. Oh, itu belom termasuk biaya fotocopy kertas ukuran A2 dan A3, ngeprint laporan dan hitungan, sama biaya penjilidan loh.
Masa-masa menjelang batas pengumpulan tugas jadi masa paling sibuk. Kita sekelompok sampe beberapa hari nginep di rumah gw buat ngalkir (ngegambar di kalkir) gambar yang belom selesai, ditambah waktu itu berbarengan sama waktu pengumpulan tugas Gambar Teknik dan Bahasa Pemrograman. Plaza KPTU dari pagi sampe malam rame dengan orang-orang yang ngerjain tugas, malah di malam hari makin ramai karena para asisten dosen ngumpul di sana memberi pengarahan dan nungguin pengumpulan tugas. Siang hari gw sama kelompok gw ngumpul di KPTU buat asistensi, trus ke rumah gw buat ngerjain, balik ke KPTU malamnya, trus ke rumah lagi dan seterusnya.
Waktu responsi ga seberuntung waktu asistensi. Asisten dosen yang ngeresponsi kelompok gw orangnya perfeksionis dan gambar yang udah kita bikin dicoret-coret tanda silang dengan muka sinisnya dan diharuskan dibenerin kurang dari sehari (bajigur!). Katanya, “Terserah mau dibenerin atau dihajar nanti pas responsi dosen”. Bener juga c daripada nanti disudutkan waktu responsi dan mendapat nilai pas-pasan, kerja keras sehari menurut gw lebih baik. It’s worth a better score.
Beberapa pengalaman menyertai dalam pengerjaan tugas ini. Ada suatu waktu di daerah Sekip tengah malam gw dipalak sama 2 orang preman dengan motor. Untungnya Allah masih memberi keselamatan, duit gw waktu itu udah dihabisin buat beli rapido, jadi yang tersisa di dompet Cuma 6 ribu. Eh, tau duit cuma segitu masih diambil pula.
Ada juga kejadian rencana mau ngegambar di rumah gw yang batal karena gw ketiduran di lantai atas, padahal temen-teman gw udah nunggu di depan rumah tengah malam. Wah, gw sungguh menyesal waktu itu.

Laporan Praktikum Analisis Struktur Statis Tertentu

Tanggal 22 November gw berempat bareng temen sekelompok ikut Praktikum Analisis Struktur Statis Tertentu (ASST). Praktikumnya yah memasang beban pada beberapa jenis struktur trus diukur deh reaksinya. Selesai praktikum kita disuruh bikin laporan. Nah, di sinilah kerja keras dimulai.
Perinciannya :
Waktu pembuatan laporan maksimal 1 minggu. Ada 5 bab pada laporan yang bakal dibuat. Tiap bab harus berisi hasil perhitungan dari praktikum dan teori lalu dibandingkan keduanya. Tiap perhitungan berisi kurang lebih 12 jenis data dan harus dikasih grafik reaksinya yang menghabiskan 2 halaman untuk tiap data. Jadi tebal total laporan kira-kira sebesar buku kamus bahasa Inggris. Dan seluruh isi laporan kecuali cover harus ditulis tangan!
Cara mengerjakannya yaitu dalam sekelompok tiap orang ngerjain hitungan 1 bab trus sisanya nyontek punya yang lainnya sehingga jadilah 1 laporan. Cuma karena sekelompok terdiri dari 4 orang, ada yang ketiban sial ngerjain 2 bab dan orang itu adalah gw!
Gw ngerjain bab tentang Simple Beam (Balok dan Sederhana) dan Balok Gerber (Compound Beam). Bab-bab yang udah dikerjakan bakal diperiksa sama asisten dosen tiap kali asistensi. Yang jadi asisten dosen gw mahasiswa angkatan 2006 dari Tegal dengan logat ngapak Tegal-nya yang khas. Kalo bab yang diperiksa udah disetujjui, bab itu bakal di acc sama asisten dosennya. Tiap hari selama seminggu gw paling cepet baru tidur jam setengah 4 dini hari, itupun kalo ada kuliah jam 7 harus udah bangun lagi. Kadang-kadang gw belum tidur udah Subuh jadi gw sholat Subuh dulu baru tidur dan pernah gw sekali ga tidur. Jadi sehari-hari gw kuliah dari pagi sampe (hampir sore), dilanjutkan beres-beres dan ngerjain laporan dari maghrib sampe pagi. Tapi bagaimanapun juga, yang namanya tidur ga bisa dilupain, buktinya satu hari pernah gw kebablasan tidur karena ga kuat nahan ngantuk dan waktu pengerjaan tugas udah selesai gw bisa tidur sampe 12 jam.
Waktu responsi dilakukan 2 kali, yaitu sama asisten dosen dan dosen itu sendiri. Waktu gw responsi laporan ASST sama asisten dosen berjalan lancar, nah waktu responsi sama dosen ini yang menyebalkan karena pak dosennya terlatnya minta ampun sampe berjam-jam. Waktu responsi dosen, dosen gw meriksa hitungan dan grafiknya pake software, jadi tanpa repot-repot ngitung, tinggal masukkin data-datanya dan jreng! Muncul hasilnya lalu dia langsung tau kalo ada kesalahan dan tinggal bilang, “ini tolong dibenerin ya”. Kadang-kadang pertanyaan dilontarkan dalam responsi mengenai konsep hitungannya. Temen gw nyoba jawab tapi dia ga bisa menjelaskan, sedangkan gw lebih parah, bisa ngejelasin tapi SALAH! (Oh no!). Harap dimaklumi, responsi dilakukan lama sesudah laporan selesai dan lagi sibuk-sibuknya ngerjain tugas lain.

Tugas Gambar Teknik

autocad1

Tugas ini tergolong singkat karena waktu pengerjaannya Cuma 10 hari. Dengan anggota kelompok yang sama dengan kelompok Struktur Bangunan, kita diberi tugas bikin 3 gambar Tugas Besar Struktur Bangunan dengan menggunakan AutoCAD. Yah, pengerjaan ini cukup singkat. Cukup dengan meluangkan waktu 2-3 jam dalam sehari gw bisa menyelesaikan 1 gambar. Jadi gw cuma membutuhkan 3 hari buat menyelesaikannya. Permasalahan muncul ketika proses plotting (membuat cetakan gambar untuk di-print). Sering hasil print tidak sesuai dengan desain pada program. Entah ada yang garisnya ketebalan lah, arsirannya ga muncul lah dan sebagainya. Proses pembuatan layout untuk kop juga bermasalah karena pindah komputer berarti file locationnya pindah jadinya lambang UGM pada kop sering ga muncul. Ini yang banyak makan waktu. Untungnya penilaiannya 70 % dari soft copy dan 30% dari hasil print.

Tugas Bahasa Pemrograman

vb

Untuk ini, gw ga bahas banyak. Selain karena gw ga begitu menguasai dan kurang suka mata kuliah ini, tugas juga ga berjalan lancar. Jadi kita dibuat sekelompok bertiga dan harus membuat program penghitung reaksi pada rangka batang bidang truss (dari mata kuliah Analisis Struktur Statis Tertentu) menggunakan VB (Visual Basic). Untuk bahasa VBnya gw lumayan ngedong, tapi untuk rumus penghitung reaksi dan method of joint pada bidang truss gw kaga ngerti. Boro-boro buat belajar, ngerjain tugas aja masih keteteran. Untungnya satu temen gw sempet buat ngerjain dengan minta bantuan dari kelompok lain, sedangkan gw buat algoritma dan flowchartnya aja. Selesai! Dan programnya jadi sudah….tapi masih ada yang salah! Dan untuk ngebenerinnya butuh waktu lama. Untung asisten dosennya baik mau ngebantuin, soalnya gw udah hampir angkat tangan mengenai masalah ini.

8 Responses to “Work Hard (No) Play Hard”

  1. Prib Says:

    kebiasaan buruk mahasiswa suka nitip abses, padahal kalau kita ga masuk justru kita yang rugi, ga dapet materi yang emang sengaja disampaikan oleh dosen secara singkat padat, kdang2 ga jelas sih..

  2. Opan Says:

    @ Prib : Kalo lo belom ngerasain jangan asal ngomong. Di sini titip absen bukan karena males masuk tapi karena waktu yang tersita buat tugas. Kalo ga titip absen dan absen lebih dari 3 kali kuliah, ga boleh ikut ujian loh.

  3. East9_21 Says:

    Such a hard work….

    Smangat!

  4. Qie Says:

    klo materinya g penting??? hehehe

    pan2 dasar nak SIPIL kerjanya gambar2 ngga jelas wkwkwkw

    gw jg kayak kitu, TAPI masih PLAY HARDER THAN WORK hahahaha

  5. anginbiru Says:

    hoh,, ternyata ada yang ngalamin lebih parah daripada yang kualamin.. hoho,, smangad..!! :D

  6. bagas Says:

    kalo gue semua tugas dikerjainnya pake leptop. secara sebanter-banternya tugas anak hukum ya bikin esai doang… jadi seperti kata bokap gue, ngapain juga gue dikasih leptop 11 juta kalo ujung2nya cuman dipake buat ngetik di Ms. Word… huhu,,
    betewe, pos lu panjang2 yah pan…

  7. bagas Says:

    entar, entaar.. kenapa mesti pake rotring? pake drawing pen aja gak bisa pan? (ksksks, lu kira jaman kelas xi…. haha)

  8. Qie Says:

    gw baru dapet pelajaran2 gituh (selain gamtek) semester 2 bos…

Leave a Reply