Bagi gw sih Hidup Buat Makan bukan Makan Buat Hidup
Namanya daerah sekitar kampus, penjaja makanan dan minuman pasti menjajakan makanan dan minuman dengan harga di bawah rata-rata harga umumnya sebab pasar yang disasar adalah para mahasiswa kost-kostan dimana kondisi keuangannya terbatas. Hal ini berlaku di semua daerah kampus. Tapi, bukan berarti dengan harga murah, rasa masakan menjadi dikorbankan. Gw kurang setuju dengan ungkapan “Nek mahasiswa kui sing penting wareg, dudu penak’e”, kalau gw sih “Sing penting wareg, murah karo penak”, itu mah semua orang juga maunya begitu.
Jogja terkenal dengan wisata kulinernya, hali ini juga berlaku di kawasan Bulaksumur dan sekitarnya (Kampus UGM, UNY dan Universitas Sanata Dharma). Selama pengalaman gw berburu masakan berkualitas, gw mau berbagi sedikit rekomendasi tempat-tampat makan enak. Gratis lho, kalo di buku-buku rekomendasi tempat makan kan mesti bayar. Tempat makan gak disusun berdasarkan kategori karena post ini masih bersambung. Berikut yang udah pernah gw coba :
Sarapan Pagi
1. SGPC Bu Wiryo
Lokasi : Jl. Agro, Selokan Mataram, Belakang Fakultas Peternakan dan Fakultas Kedokteran Hewan.
SGPC atau Sego Pecel (Nasi Pecel) Bu Wiryo yang buka sejak 1959 ini sudah sangat terkenal. Banyak orang dari luar kota yang datang untuk mencicipi nasi pecel disini. Disini juga jadi langganan tokoh besar seperti Pak Boediono dan Andi Malarangeng sewaktu kuliah di UGM dulu. Campuran sayurnya hanya kacang panjang, tauge dan bayam yang disiram sambel kacang. Bagi gw, kayak Bondan bilang, rasanya Maknyuss! Selain itu, telor mata sapi yang dibuat disni benar-benar jernih tanpa gosong. Menu lain yang jadi andalan adalah Jus Tomat. Sayang, karena pamornya yang naik, maka harganya juga ikut naik. Sepiring nasi pecel harganya Rp 6.000,00, kalau ditambah telur, tambah Rp 3.000,00. Sudah tidak harga anak kost lagi.
2. Soto Sagan
Lokasi : Jl. Dewi Sartika, depan Warung SS Sagan
Lapaknya berupa warung tenda yang cuma buka tiap pagi. Soto yang disajikan berupa soto ayam dengan kuah santan dan segala atributnya. Rasanya gurih, dan kuahnya yang kental menjadi favorit meskipun kadang-kadang bumbunya kurang terasa. Harga soto Rp 4.000,00 dengan es teh/es jeruk Rp 1.000,00 dan Rp 500,00 untuk parkir kalau bawa kendaraan.
3. Bubur Ayam Jakarta
Lokasi : Jl. Agro, Selokan Mataram, depan Cheers Cafe.
Namanya jualan bubur ayam ya pasti cuma buka pagi, paling lambat tutup jam 11 siang. Bubur disini jadi langganan gw dan teman-teman selain karena rasanya enak, banyak mahasiswi cantik anak ekonomi, fisip atau psiko yang sarapan pake hot pants gitu, hehehe… Buburnya berisi suwiran ayam, cakwe, kacang dll. Seperti bubur lainnya, tapi bubur disini lebih terasa bumbu dan kuahnya, gak seperti bubur yang lain, terutama bubur di Burjo. Harga bubur ayam+es teh/es jeruk adalah Rp 4.500,00 ditambah Rp 500,00 buat parkir kalau bawa motor.
Sisanya ntar gw update lagi deh, soalnya masih kekurangan info mengenai tampat makan yang udah gw jajal.




June 29, 2009 at 11:46 pm |
enak sekali…
murah..
memang sih klo di jawa bgtu..