A Trip To Minahasa

July 20, 2009

IMG_3652

Sejak kelas 2 SMA, gw sekeluarga udah bercita-cita untuk liburan ke Manado. Akhirnya pada liburan kali ini, cita-cita itu terpenuhi. Hari Rabu sampai Jumat lalu, tepatnya tanggal 15-17 Juli 2009, gw menghabiskan waktu liburan gw dengan berlibur ke Tanah Minahasa, atau lebih tepatnya Sulawesi Utara. Berliburnya gw ke sini merupakan pertama kali gw mengunjungi daerah di Indonesia selain Sumatra, Jawa dan Bali.

Cerita berawal dari cita-cita, seperti yang gw tuliskan di atas, untuk berlibur ke Manado sejak kelas 2 SMA dulu. Waktu itu kita udah merencanakan obyek wisata yang akan dikunjungi saat liburan. Bali memang indah, tapi berhubung sudah pernah ke Bali, maka memutuskan untuk mencari tempat lain, maka 2 lokasi sudah didapat, yaitu Manado dan Lombok. Namun, berhubung kesibukan yang berbeda-beda dan sempitnya waktu tersedia, cita-cita itu baru tercapai di liburan kali ini. Berawal dari bokap yang mendapat dinas di Manado, kita pun berencana untuk liburan ke Manado. Rencana ini pun hampir gagal karena naiknya harga tiket pesawat dan sulitnya menyingkronisasikan waktu sekeluarga. Akhirnya, usut demi usut, waktu pun bisa disesuaikan dan tiket murah pesawat pun didapat dan berangkatlah kita.

Pada hari Rabu dini hari kira-kira jam 3 pagi, kita berangkat ke Bandara Soekarno-Hatta. Di Soetta (Soekarno-Hatta), bokap gw berpisah sama gw, kakak gw dan nyokap karena bokap gw naik Garuda (akomodasi dinas) sedangkan gw, kakak gw dan nyokap naik Sriwijaya Air (swadaya). Sebenernya gw pengen naik Garuda sih karena pesawatnya Boeing 737-800 NG sedangkan Sriwijaya pesawatnya Boeing 737-400, selain itu kalau di Garuda dikasih makan siang, di Sriwijaya Cuma dikasih snack. Pesawat bokap gw transit di Bandara Hassanudin, Makassar sebelum ke Manado, sedangkan pesawat kita transit di Bandara Juanda, Surabaya, terlebih dahulu. Ada satu pemandangan menarik sebelum pesawat mendarat di Bandara Juanda yaitu terlihatnya Gunung Bromo yang indah dari udara. Akhirnya setelah perjalanan kurang lebih 3 jam, kami mendarat di Bandara Sam Ratulangi, Manado pukul 11.00 WIB atau 12.00 WITA (di Manado menggunakan WITA). Lebih menakjubkan lagi, sebelum mendarat dari pesawat kita disuguhkan pemandangan Bukit Tomohon dan kota Manado beserta laut Taman Nasional Bunaken yang indah dan bersih dimana ditengahnya terdapat Pulau Bunaken dan Gunung Berapi Manado Tua. Pesawat kemudian berputar dan melewati shoreline Pantai Lakban yang indah dengan pasir putih dan laut biru muda yang indah sebelum akhirnya pesawat mendarat.

Akhirnya sampai juga di Manado, ibukota Sulawesi Utara, tanah Minahasa. Berhubung pesawat kita mendarat lebih dahulu daripada pesawat bokap, maka menunggulah kita di bandara. Selagi menunggu, gw datengin Tourism Information Centre dan mengambil beberapa brosur lokasi wisata di Sulawesi Utara, setelah itu ke weaving gallery untuk memotret-motret pesawat yang mendarat atau lepas landas. Setelah bokap sampai, kita dijemput pegawai Bank Mandiri cabang Manado dan diantarkan ke hotel di kota Manado. Dari hotel, bokap langsung pergi dinas ke Bitung, sedangkan kita tidur dan istirahat dulu di hotel setelah 3 jam berada di pesawat yang sempit.

Goin Underwater

IMG_3678

Hari kedua di Manado, kita sekeluarga berwisata ke Taman Laut Nasional Bunaken. Dari hotel kita naik taksi ke dermaga untuk naik boat ke Bunaken. Sampai di sana, langsung kita dikerebutin calo-calo yang menyewakan kapalnya. Untung di sana ada petugas dari Dishub yang menjaga jadi kita diberikan angkutan yang resmi dan naiklah kita ke sebuah boat. Boat ini berukuran cukup besar, bisa menampung hingga 20 penumpang, dan karena kita cuma berlima (gw sekeluarga ditambah teman kantor bokap yang juga berdinas) jadi terasa lega sekali. Susunan kursi berjajar seperti angkot, ada fasilitas kamar ganti buat yang pengen diving atau snorkling dan di antara deretan kursi tersedia tabung kaca yang dapat diturunkan sehingga dari boat tersebut kita bisa melihat pemandangan bawah laut yang terdiri atas beraneka ragam terumbu karang beserta biota-biota laut lainnya yang indah.

Perjalanan dari dermaga ke Bunaken memakan waktu 30 menit. Dengan angin laut yang menghembus damai membuat suasana jadi ngantuk tapi pemandangan kota Manado di bawah bukit Tomohon beserta pemandangan Gunung Berapi Manado Tua dari kejauhan, laut yang biru bersih dan tenang tanpa ombak menjadikan ngantuk itu hilang. Gw dan kakak gw asik memotret-motret pemandangan.

Mendekati Taman Laut Bunaken, warna laut yang sebelumnya biru tua kini didominasi warna biru muda yang berarti terdapat banyak terumbu karang yang kedalamannya cukup rendah dari permukaan laut. Tabung kaca di antara deretan kursi pun diturunkan melewati permukaan laut dan….Magnificent!! Pemandangan beraneka ragam coral reef berwarna-warni yang indah ditambah kumpulan ikan yang hidup di terumbu karang tersebut yang begerombol. Ikan-ikan yang bergerombol juga ikan-ikan yang indah, berwarna-warni dan berbgai bentuk. Ikan Ocellaris Clownfish yang terkenal lewat film animasi Finding Nemo pun bisa dilihat dari sini. Selain itu, di laut dalam Bunaken juga terdapat Sea Sponge yang dijadikan ikon kartun Spongebob Squarepants, sayang gw gak bisa liat karena ada di laut dalam dan perlu diving kalau mau liat. Terkadang di antara gerombolan ikan itu gw liat gelembung udara yang menyembur di dalam laut, setelah diliat ternyata para diver yang menyelam menikmati keindahan bawah laut di sana. Selain keindahan terumbu karang dan biota lautnya, Taman Laut Nasional Bunaken juga terkenal dengan struktur bawah laut yang terdiri dari banyak jurang, gua-gua laut dan terowongan karang.

IMG_3701

Setelah puas menikmati pemandangan bawah laut, boat merapat ke pier di Pulau Bunaken. Di sana kita singgah sebentar dan gw sama kakak gw menyewa peralatan untuk snorkling terdiri dari tabung snorkle, kacamata renang dan sepatu katak. Sebenarnya peralatan untuk meyelam juga disediakan, tapi kalau mau diving harus benar-benar seorang diver dan memiliki sertifikat. Gw dan kakak gw pun segera naik boat lagi dan menuju salah satu spot untuk untuk snorkling. Selama snorkling kita ditemani seorang pemandu yang bertugas menjaga kita takut-takut kita tenggelam. Setelah nyebur ke air dan menyelam, gw bisa melihat dengan mata gw sendiri secara langsung suatu keadaan yang indah. Gw berada di dalam laut, di antara terumbu karang yang indah dan ditemani gerombolan ikan-ikan kecil berwarna-warni, terkadang gerombolan ikan tersebut bisa banyak banget sampai bentuknya seperti angin puyuh. Untungnya karena gak jauh-jauh di dalam laut, gw gak ketemu ikan hiu. Lalu gw keluarkan biskuit yang udah diremukkin dan gw umpanin ke ikan-ikan tersebut. Gak usah susah-susah, cukup disebarkan di depan tangan dan gerombolan ikan pun langsung menyerbu ke arah tangan gw dan memakan dengan rakus, saking rakusnya sampe tangan gw digigit-gigit, tapi tenang saja, it doesn’t harm you at all. Sepanjang coral reef gw ngeliat beberapa bintang laut ditambah bulu babi dan benalu laut yang kalau disentuh bakal nguncup kayak putri malu. Kadang-kadang seking asiknya snorkling, beberapa kali gw sempet masuk ke daerah jurang laut (zona abisal) dan nyelem ke sana, tapi makin dalam gw masukkin dalamnya makin pekat, akhirnya gw balik lagi dah, gak berani gw.

Setelah kurang lebih 90 menit snorkling, kita pun balik ke boat dan balik ke Pulau Bunaken. Rencananya sih mau mandi karena badan dan mulut udah asin dengan air laut, tapi setelah tau air di kamar mandinya air laut, gak jadi deh, percuma saja. Kita sekeluarga pun pulang ke Manado dan mungkin karena kecapean setelah snorkling jadi ngantuk dan tertidur di boat.

Wisata Kuliner

DSC00900

Travelling tidak lengkap tanpa wisata kuliner, tidak terkecuali di Manado ini. Malam pertama di Manado kita makan di sebuah resto laut, menunya tentunya Sea Food. Malam itu kita makan Ikan Kuwe Bakar, Kerapu yang dimasak dengan sayur Woku Belanga, Calamari dan dilengkapi dengan Sambal Dabu-Dabu. Semuanya makanan khas Minahasa, selain Calamari tentunya. Woku Belanga merupakan masakan yang terdiri atas bumbu-bumbu macam cabe, lada hitam, jeruk nipis, daun jeruk dan tambahan lainnya. Rasanya berasa asam dan pedas. Maknyuss! Sedangkan Sambal Dabu-Dabu adalah sambal yang terdiri atas berbagai macam irisan sambal sepeti cabe, tomat, bawang dll. Rasa pedasnya diiringi rasa asam dari jeruk nipis. Pedasnya gak kalah mantap dari sambel bajak SS.

Paginya, dalam Buffet Breakfast di hotel, gw mencicipi Tinutuan atau Bubur Manado yang sudah terkenal di mana-mana. Bumbunya terdiri atas nasi (bukan bubur), jagung, kentang manis, labu, daun lemon, bawang putih dan lainnya. Rasanya bernuansa kecut dan asam serta gurih. Kalau disantap dengan sambal, top margotop deh!
Untuk kue, manisan dan oleh-oleh, dari Manado ada pastry yang terkenal yaitu Klappertaart, tart kelapa dengan kismis dan kacang kenari. Selain itu ada Bagea yang dibuat dari tepung beras dan kenari. Pokoknya kue khas Manado harus ada kenari-nyalah intinya.

Tinutuan-Bubur Manado

Well, that’s all the stories of my trip in the land of Minahasa. Sebenernya masih ada yang pengen gw tulis dari perjalanan di Sulawesi Utara macam ke Bukit Tomohon melihat Danau Linow yang berubah warna dari biru ke hijau toska pada waktu cerah yang dilanjutkan ke Danau Tondano yang terletak di kota Tondano. Selain itu, budaya dan perilaku suku Minahasa sangat bagus buat ditulis, tapi jadinya nanti post ini bakal terlalu panjang.

Pada hari Jumat, tepatnya setelah Shalat Jum’at kita kembali ke Jakarta dengan penerbangan pukul 13.30 WITA atau 12.30 WIB. Sama dengan sebelumnya, bokap gw harus terpisah karena naik Garuda, sedangkan gw, kakak gw dan nyokap naik Batavia Air. Penerbangan pulang kali ini cukup lebih baik dari keberangkatan karena Batavia Air yang gw naikin menggunakan Airbus A320 dan penerbangan langsung tanpa transit.

Menurut gw pribadi, gw harus kembali lagi ke sana suatu saat karena banyak obyek yang belum sempet gw liat. Seperti binatang Tarsius yang ada di Tangkoko Dua Sudara Wildlife Reserve, ikan purba Raja Laut atau yang terkenal dengan nama latin Coelacanth, serta ketika gw sudah bisa menyelam untuk melihat keindahan laut Bunaken lebih dalam.

NB : Semua foto dalam post ini murni foto dokumentasi gw ke sana, kecuali gambar terumbu karang bawah laut dan gambar tinutuan.

Indonesia, Ultimate In Diversity


The Essential Michael Jackson : The Legend’s Hits

July 5, 2009

Untuk mengenang The King of Pop, Michael Jackson.

Tracks :

Disc  1
“I Want You Back” (The Jackson 5) – 2:58
“ABC” (The Jackson 5) – 2:57
“The Love You Save” (The Jackson 5) – 3:05
“Got to Be There” – 3:25
“Rockin’ Robin” – 2:32
“Ben” – 2:46
“Blame It on the Boogie” (The Jacksons) – 3:30
“Shake Your Body (Down to the Ground)” (The Jacksons) – 3:45
“Don’t Stop ’til You Get Enough” – 3:56
“Off the Wall” – 3:46
“Rock with You” – 3:23
“She’s Out of My Life” – 3:37
“Can You Feel It” (The Jacksons) – 3:50
“The Girl Is Mine” (Michael Jackson & Paul McCartney) – 3:41
“Billie Jean” – 4:52
“Beat It” – 4:18
“Wanna Be Startin’ Somethin'” – 4:17
“Human Nature” – 3:45
“P.Y.T. (Pretty Young Thing)” – 3:58
“I Just Can’t Stop Loving You” (Michael Jackson and Siedah Garrett) – 4:11
“Thriller” – 5:14

Disc 2
“Bad” – 4:06
“The Way You Make Me Feel” – 4:26
“Man in the Mirror” – 5:18
“Dirty Diana” – 4:40
“Another Part of Me” – 3:46
“Smooth Criminal” – 4:17
“Leave Me Alone” – 4:39
“Black or White” – 3:21
“Remember the Time” – 3:59
“In the Closet” (Duet by Michael Jackson and Mystery Girl) – 4:48
“Who Is It” – 3:59
“Heal the World” – 6:24
“Will You Be There” – 3:40
“You Are Not Alone” – 4:55
“Earth Song” – 5:02
“They Don’t Care About Us” – 4:44
“You Rock My World” – 5:08

Semenjak kematiannya, jejak karier atau track records Michael Jackson mendadak dicari-cari dan menjadi sangat laris saat ini, baik oleh para fansnya maupun orang-orang awam. Yang paling banyak ditampilkan tentu lagu-lagunya yang melegenda. Kumpulan hits Michael Jackson atau istilahnya Best of The Best-nya terkumpul dalam satu album yaitu The Essential Michael Jackson. Di situs i-Tunes Store Music, album ini menempati rank teratas Top Album dan lagu-lagunya mendominasi Top Song dan Top Music Video di antara lagu-lagu terbaru saat ini. Di situs musik VH1 juga lagu-lagu Michael Jackson mendadak menjadi laris dan bersaing di tangga Top Music Video bersama artis-artis lainnya. Maka dari itu, gw pun juga mengincar album ini. Melalui internet, akhirnya album ini gw dapatkan!!!

Recommended Hits

Namanya kumpulan lagu terbaik Jacko, panggilan Michael Jackson, pasti isinya lagu-lagu andalan yang sudah populer. Favorit petama gw adalah Thriller, lagu yang didominasi irama beat dan dance. Lagu Jacko pada tahun 1982 ini menjadi lagu yang terlaris di dunia, demikian juga albumnya. Ada juga lagu Beat It, dari album yang sama, Thriller. Iramanya nge-beat sekaligus musiknya yang khas banget musik tahun 80-an. Ada juga lagu Don’t Stop Till You Get Enough dari album Off The Wall tahun 1979. Musik yang khas karaoke, awalnya gw denger lagu ini di film Rush Hour 2 (Chris Tucker, Jackie Chan). Sempet penasaran gw siapa penyanyi lagu ini, ternyata lagunya Michael Jackson. Smooth Criminal dari album Bad tahun 1987 juga salah satu yang favorit, dengan gaya musik khas Jacko. Lagu lainnya, Black or White dari album Dangerous tahun 1991, memiliki alur lagu yang agak soft, tipikal musik era 1990-an. Di sini kulit Michael Jackson udah mulai putih, namun suaranya masih normal dan dia masih energik. Lalu ada lagu Heal The World dari album yang sama, Dangerous, lagu ini sering kita dengar di TV kalau ada berita perang dan sebagainya. Di sini lantunannya sudah mulai slow dan suara Jacko sudah mulai seperti perempuan akibat pengaruh obat-obatan yang diminumnya. Masih banyak lagu lainnya yang pingin gw eksplor, tapi jadinya hanya menuh-menuhin post ini aja. Overall, semuanya memang berkualitas.

Review ini hanya untuk rekomendasi sih karena menurut gw lagu-lagu dari The King of Pop ini sangat bagus untuk didengar. Ini membuktikan bahwa Michael Jackson punya kharisma dan skill dalam bermusik yang tidak dipunyai artis lainnya. Sayang, masyarakat cenderung melihat dirinya dari sisi kontroversialnya mengenai operasi plastik dan kecanduan obat-obatan pada diri Jacko ditambah tuduhan pedofilia pada Jacko.

Turut berduka cita atas meninggalnya Michael Jackson.


Ice Age : Dawn of The Dinosaurs

July 5, 2009

Hari rabu kemaren, tapatnya 1 Juli 2009, gw nonton film ini tepat di saat pemutaran premiere. Berhubung gw di rumah sedang giat-giatnya ngedownload lagu dan berkaskus-ria, makanya baru sempet gw bikin reviewnya sekarang.

Film produksi 20th Century Fox ini merupakan sekuel dari film sebelumnya  , yaitu Ice Age : The Meltdown yang juga sekuel dari film pertamanya, Ice Age. Cerita masih berkitar pada karakter-karakter utama yaitu seekor Mammoth bernama Manny yang sekarang sudah berpasangan dengan Ellie, Mammoth yang muncul di Ice Age : The Meltdown. Manny masih ditemani Sid si Kungkang (bahasa Inggrisnya Sloth, gw sendiri belum begitu ngerti persisnya apa itu Kungkang, info lebih lanjut klik di sini) dan Diego si macan serta ditemani duo Possum, Crash dan Eddie.

Storyline

Cerita dimulai dengan sebuah intro dari Scrat si tupai yang masih terus berusaha mendapatkan buah ek kesayangannya (yang gw heran tiap kali udah dapet ga pernah dimakan, cuma dipeluk doang) yang kali ini ditemani Scratte, seekor tupai betina. Selanjutnya kisah mereka berdua selalu diselipkan di antara plot film yang berjalan. Dari intro berlanjut ke kisah Manny menantikan kelahiran anak pertamanya dari Ellie. Hal ini membuat Sid merasa iri dan ingin mempunyai anak juga untuk diasuh. Masalah dimulai ketika secara tidak sengaja Sid menemukan telur-telur anak dinosaurus dan mengasuhnya hingga menetas. Ibu dari ketiga bayi dinosaurus tersebut lantas mengamuk dan mengambil kembali anaknya. Lantas, Sid tidak mau melepas ketiga anak bayi dinosaurus tersebut dan terbawa ke dunia bawah tanah, dunia di mana dinosaurus masih hidup. Manny dan kawan-kawan pun memutuskan untuk ikut ke dunia bawah tanah tersebut untuk menyelamatkan Sid.

Dalam film ini juga muncul karakter baru yaitu Buck, seekor musang pendekar yang terobsesi untuk menaklukkan musuh abadinya, seekor dinosaurus bernama Rudy. Maka dari itu, rombongan Manny dan kawan-kawan dibantu Buck bertualang di dunia reptil raksasa bawah tanah untuk menyelamatkan Sid.

Review

Seperti film animasi 3D lainnya, film ini memberikan sebuah cerita melalui penggambaran animasi yang mengesankan. Tren film untuk anak-anak saat ini lebih cenderung kepada film animasi 3D daripada film yang diperankan oleh aktor.  Dengan ini, anak-anak akan lebih tertarik untuk melihat kecanggihan animasi yang di dalamnya disisipkan nilai-nilai moral yang diberikan melalui penokohan karakter-karakternya. Meskipun begitu, film ini bukan berarti hanya untuk anak-anak, semua umur dirasa pantas untuk menonton film ini.  Jalan cerita cukup berkualitas, tidak terlalu standar tapi tidak terlalu sulit juga, istilahnya mudah dicerna untuk semua umur. Tontonan yang gw rekomendasikan untuk keluarga di saat berlibur ini.


Tebak-Tebakan

June 30, 2009

Barusan habis surfing dari Lounge Kaskus, nemu Thread isinya tebak-tebakan, gw sadur aja.
Biar ngehargain hak cipta, gw kasih link-nya.
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1995437

Bagini isi Joke-nya:

apa beda Megi Z sama tukang sayur?
kalo Megi Z teriak ‘teganya-teganya’ , kalo tukang sayur ‘togenya-togenya’

kenapa di komputer ada tulisan ENTER?
karena kalo tulisannya ENTAR, programnya ‘ngga jalan-jalan, dong…..

apa bahasa Arabnya orang jatuh dari lantai 100 sebuah gedung?
innalillahi wa inna ilaihi rojiun

binatang apa yang paling panjang?
ular ngantri beras

kenapa gorila lubang hidungnya besar?
karena jari-jarinya juga besar, biar pas buat ngupil

ikan apa yang lahir langsung disiksa ibunya?
ikan lohan (liat aja kepalanya benjol)

kenapa batman pake topeng?
karena malu celana dalamnya keliatan

siapa nama orang Bali yang hobi travelling?
Made (Made in Japan , Made in China , Made in Thailand )

apa persamaan Pangeran Diponegoro dengan RA Kartini ?
sama-sama enggak punya handphone

siapa presiden RI yang paling seksi?
Paha Bibi

siapa wan ita paling kuat sedunia?
Nyonya Meneer, berdiri sejak 1812

apa beda onta dan kangkung?
kalo onta di arab, kalo kangkung di urap

apa persamaan KTP dan telor asin?
sama-sama di cap stempel

kenapa dokter kalo ‘mo operasi mulutnya ditutup?
karena kalo matanya yang ditutup ‘ngga keliatan dong….

apa bukti wortel baik untuk kesehatan mata?
pernah liat kelinci pake kacamata?

apa bahasa Indianya bumbu dapur?
tumbar miri jahe

binatang apa yang warnanya h ita m-putih- merah?
zebra masuk angin abis dikerokin

nenek siapa yang jalannya loncat-loncat?
neneknya kodok, neneknya kangguru, neneknya kelinci…..

kenapa air laut asin?
karena ikannya pada keringetan

mangga apa yang mengerikan?
MANGGAruk-garuk pantat singa

profesi apa yang ‘ngga perlu sekolah?
wasit tinju, cuman ngitung dari 1 sampe 10 doang

mengapa dalam bahasa Inggris wan ita disebut WOMAN?
karena saat Adam melihat perempuan pertama kali, yaitu Hawa,
ia berkata : “Wou…….man. ……!!!

ayahnya orang Bali, ibunya orang Betawi, siapa nama anaknya?
I Made Gede Amat

ikan apa yang matanya banyak?
ikan teri sekilo

mengapa gunung berapi meletus?
karena kalo mencair namanya gunung es

kentutnya Ade Ray bunyinya gimana?
brotot…… .brotot.. …..brotot. ……

kunci apa yang bisa bikin orang joget?
KUNCI-KUNCI HOTA HE

siapa nama orang Jepang yang lahir di puncak Gunung Merapi saat gunung meletus?
Kurasa Takada

apa yang bunyinya Bak! Buk! Bak! Buk! Dor! Dor! Dor?
tukang balon lagi berantem

hantu apa yang pinter ngitung?
han, tu, tri, four, five……..

ayam apa yang paling kejam?
ayam mbakar wong Solo


Tempat Makan Di Bawah Rp 10.000,00 Sekitar Kampus (Part I)

June 29, 2009

Bagi gw sih Hidup Buat Makan bukan Makan Buat Hidup

Namanya daerah sekitar kampus, penjaja makanan dan minuman pasti menjajakan makanan dan minuman dengan harga di bawah rata-rata harga umumnya sebab pasar yang disasar adalah para mahasiswa kost-kostan dimana kondisi keuangannya terbatas. Hal ini berlaku di semua daerah kampus. Tapi, bukan berarti dengan harga murah, rasa masakan menjadi dikorbankan. Gw kurang setuju dengan ungkapan “Nek mahasiswa kui sing penting wareg, dudu penak’e”, kalau gw sih “Sing penting wareg, murah karo penak”, itu mah semua orang juga maunya begitu.
Jogja terkenal dengan wisata kulinernya, hali ini juga berlaku di kawasan Bulaksumur dan sekitarnya (Kampus UGM, UNY dan Universitas Sanata Dharma). Selama pengalaman gw berburu masakan berkualitas, gw mau berbagi sedikit rekomendasi tempat-tampat makan enak. Gratis lho, kalo di buku-buku rekomendasi tempat makan kan mesti bayar. Tempat makan gak disusun berdasarkan kategori karena post ini masih bersambung. Berikut yang udah pernah gw coba :

Sarapan Pagi
1. SGPC Bu Wiryo
Lokasi : Jl. Agro, Selokan Mataram, Belakang Fakultas Peternakan dan Fakultas Kedokteran Hewan.

SGPC atau Sego Pecel (Nasi Pecel) Bu Wiryo yang buka sejak 1959 ini sudah sangat terkenal. Banyak orang dari luar kota yang datang untuk mencicipi nasi pecel disini. Disini juga jadi langganan tokoh besar seperti Pak Boediono dan Andi Malarangeng sewaktu kuliah di UGM dulu. Campuran sayurnya hanya kacang panjang, tauge dan bayam yang disiram sambel kacang. Bagi gw, kayak Bondan bilang, rasanya Maknyuss! Selain itu, telor mata sapi yang dibuat disni benar-benar jernih tanpa gosong. Menu lain yang jadi andalan adalah Jus Tomat. Sayang, karena pamornya yang naik, maka harganya juga ikut naik. Sepiring nasi pecel harganya Rp 6.000,00, kalau ditambah telur, tambah Rp 3.000,00. Sudah tidak harga anak kost lagi.

2. Soto Sagan
Lokasi : Jl. Dewi Sartika, depan Warung SS Sagan
Lapaknya berupa warung tenda yang cuma buka tiap pagi. Soto yang disajikan berupa soto ayam dengan kuah santan dan segala atributnya. Rasanya gurih, dan kuahnya yang kental menjadi favorit meskipun kadang-kadang bumbunya kurang terasa. Harga soto Rp 4.000,00 dengan es teh/es jeruk Rp 1.000,00 dan Rp 500,00 untuk parkir kalau bawa kendaraan.

3. Bubur Ayam Jakarta
Lokasi : Jl. Agro, Selokan Mataram, depan Cheers Cafe.
Namanya jualan bubur ayam ya pasti cuma buka pagi, paling lambat tutup jam 11 siang. Bubur disini jadi langganan gw dan teman-teman selain karena rasanya enak, banyak mahasiswi cantik anak ekonomi, fisip atau psiko yang sarapan pake hot pants gitu, hehehe… Buburnya berisi suwiran ayam, cakwe, kacang dll. Seperti bubur lainnya, tapi bubur disini lebih terasa bumbu dan kuahnya, gak seperti bubur yang lain, terutama bubur di Burjo. Harga bubur ayam+es teh/es jeruk adalah Rp 4.500,00 ditambah Rp 500,00 buat parkir kalau bawa motor.

Sisanya ntar gw update lagi deh, soalnya masih kekurangan info mengenai tampat makan yang udah gw jajal.


SBY Anti Koruptor

June 29, 2009

Setelah sekian lama hiatus, akhirnya gw memutuskan buat mulai nge-post lagi. Kalau membuat review tentang film-film gw rasa udah banyak yang buat review jadi gw rasa ga perlu nulis post yang isinya sejenis, maka dari itu gw review mengenai sebuah software game dari sebuah kempanye pemilihan presiden dari salah satu calon, yaitu Bapak Susilo Bambang Yudhoyono, presidenku (emang iya kan?).

preview-1Sebuah terobosan dalam dunia pemilihan presiden, yaitu kampanye menggunakan game. Game ini judulnya SBY Anti Koruptor. Sebuah game yang sederhana dan singkat, tapi cukup menghiburlah. Gw dapet game ini dari kakak gw, yang mengaku mendapatkan dari salah seorang dosennya yang bernama David Setiabudi. David Setiabudi dikenal sebagai pembuat game mini untuk anak-anak yang berjudul Divine Kids, game buatan Indonesia pertama, pasti pernah denger kan?

preview-5Nah, intinya game ini menunjukkan bahwa SBY giat memberantas korupsi, meskipun gameplay-nya gak menunjukkan usaha pemberantasan korupsi. Game ini dibagi jadi 2 stage, yaitu desa dan kota. Untuk stage desa, game berupa memukul tikus-tikus yang keluar dari lubang. Seperti kalau main di Timezone gitu loh. Untuk stage kota, game berupa SBY naik pesawat menembak tikus-tikus yang naik peswat. Singkat dan sederhana. Dan di akhir game, kalau berhasil, pasti muncul slogan yang melambangkan Partai Demokrat.

preview-8Menarik juga melihat terobosan baru kampanye lewat game. Apapun pilihannya nanti semoga presiden kita selanjutnya adalah presiden yang tepat. Sesuai iklan sosialisasi pemilu di kereta, “Pemilih Cerdas Memilih Pemimpin Berkualitas”.

LANJUTGAN!


Airbus A320 Dan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta

May 23, 2009

Untuk meningkatkan kapasitas bandara yang dinilai sudah tidak memadai, PT Angkasa Pura II membangun terminal baru yang disebut Terminal 3 atau T3.

Hari Kamis kemarin, 21 Mei, gw pulang ke Bogor dari Jogja naik pesawat. Alasan kenapa gw pulang sebenarnya berawal dari ajakan beberapa temen yang mau pulang tanggal 21 Mei. Sebutlah mereka bernama Galih dari Bekasi, Latief dari Tangerang sama Ryan dari Jakarta (nama asli loh). Awalnya gw gak ada niat pulang karena pemilu kemarin gw udah pulang, tapi begitu melihat bahwa hari Kamis libur ditambah Jumat ga ada kuliah (masa?) dan hari Sabtu dan Minggu kosong, gw jadi berminat buat ikut. Ditambah hari Sabtu ada Smansaday lagi. Makanya gw pun memutuskan buat pulang lagi! Oke, rencana kita pulang hari Kamis dan balik lagi hari Senin. Iseng-iseng lah kita cari tiket promo. Eh, eh, dapet lah kita tiket promo, yeah! Air Asia hari Kamis, tanggal 21 Mei 2009, penerbangan sore harga tiketnya IDR 197.000. Yah, karena belinya di agen tiket kena charge lah jadinya IDR 217.000. Perlu diketahui kalau tiket promo semakin jauh hari kita memesan harganya semakin murah, bisa sampe hanya IDR 35.000 loh. Cuma, namanya tiket promo kan non-refundable ticket, jadi kalau pas hari keberangkatan kita ada urusan mendadak dan ngebatalin tiket, uang kita hangus lah. Tiket Air Asia ini gw beli 2 minggu sebelum keberangkatan, sebelumnya waktu gw balik ke Jogja dari Bogor bulan lalu, gw beli tiket Lion Air H-3 sebelum keberangkatan harganya cuma IDR 270.000. Makanya kita mesti pinter-pinter nentuin waktu kalau mau cari tiket promo. Lalu penerbangan sore lebih murah daripada penerbangan sore karena penerbangan sore umumnya cuacanya kurang baik. Nah, kalau gw naik kereta api eksekutif kayak Bima dan Taksaka, budget yang gw keluarin sekitar IDR 190.000-220.000 dengan waktu perjalanan sampai di Stasiun Gambir 8 jam, belom ditambah buat KRL Pakuan Ekspress. Sedangkan naik pesawat dengan harga lebih mahal sedikit tapi lebih efisien karena hanya dalam 1 jam sudah sampai di Cengkareng.
Hari-H, kita memutuskan buat cari tumpangan sendiri-sendiri ke Bandara. Gw numpang sodara gw buat nganterin ke airport naik motor, daripada naik taksi keluar IDR 35.000, toh gw gak bawa bagasi ini. Sampe di Bandara Adisutjipto, check in, sholat dan bla bla bla, akhirnya kita boarding jam 16.30.

DSC00805

Air Asia menggunakan pesawat baru Airbus jenis A320. Umumnya maskapai penerbangan pake pesawat Boeing 737-400. Lion Air kemarin gw naikin pesawatnya Boeing 737-900 ER, pesawat keluaran Boeing terbaru juga. Nah, kebetulan gw kepingin ngerasain gimana rasanya naik Airbus. Secara umum sih sama saja, tapi bunyi mesin turbin Rolls-Royce pada A320 lebih halus dari bunyi mesin Boeing 737-400. Gw lebih suka bunyi mesin General Electric pada Boeing 737-400 karena suaranya lebih menggelegar.

DSC00821

Selama penerbangan, cuaca kurang bersahabat dan terkadang pesawat mengalami turbulensi. Dengan keadaan pesawat kurang stabil karena turbulensi, ditambah ibu-ibu yang duduk di sebelah gw zikir sambil pegang tasbih dengan sangat khusyuk, gw sempat was-was dan berprasangka buruk bakal ada apa-apa, untunglah pesawat mendarat dengan selamat dan sampai on-schedule.

DSC00830

DSC00832

Terminal 3! Akhirnya gw bisa ngerasain terminal baru di Bandara Soetta ini. Terminal yang baru selesai dibangun dan diresmikan bulan April 2009 ini memiliki arsitektur modern dengan konsep eco-futuristik, sebuah desain modern dengan konsep yang ramah lingkungan. Konsep desain yang sama dengan arsitektur Kuala Lumpur International Airport (KLIA). Menurut gw, dari segi desain, terminal ini lebih bagus daripada desain KLIA. Terminal 3 ini baru dioperasikan 2 maskapai penerbangan, yaitu Indonesia Air Asia dan Mandala Airlines. Bangunan berbentuk huruf L, terdiri atas 2 lantai. Lantai 1 untuk Kedatangan dan Lantai 2 untuk Keberangkatan.

DSC00836

DSC00839
Turun dari pesawat kita berjalan masuk ke terminal dan langsung dihadapkan ke ruang Baggage Claim (Pengambilan Bagasi) yang dilanjutkan ke terminal kedatangan. Fasilitas yang sudah tersedia antara lain layanan Transit, Lost And Found, Information Centre, layanan internet dan layanan standar bandara pada umumnya. Kelebihannya disini ada fasilitas air minum gratis. Sayangnya tenant pengisi tempat makan disini masih sedikit, baru ada Circle-K, J.Co dan CFC. Gw yang waktu itu kelaparan karena belom makan akhirnya membeli nasi teriyaki di CFC dengan minum dari fasilitas air minum gratis, kere banget yaks! Akhirnya kita berpisah dengan pulang ke rumah masing-masing dan gw naik Damri ke Bogor.